Skip to main content
Pengetahuan

Bambu: investasi cerdas dalam penyerapan karbon dan pertumbuhan berkelanjutan

By Juli 9, 2025November 18th, 2025No Comments

Menanam bambu bukan hanya tentang menambahkan tanaman lain ke tanah—ini tentang pertumbuhan eksponensial dan penyerapan karbon yang berkelanjutan. Tidak seperti pohon pada umumnya, bibit bambu tumbuh menjadi rumpun berisi 36 batang hanya dalam 6 tahun, dengan setiap batang bertindak seperti pohon individu dalam menangkap CO2.

Potensi 10 juta bibit bambu:

Bayangkan menanam 10 juta bibit bambu. Dalam enam tahun, mereka akan berubah menjadi 360 juta batang, mampu menyerap 16 juta metrik ton CO2e. Sebagai perbandingan: Ini setara dengan 32% emisi tahunan Singapura (~50 juta metrik ton CO2e)!

Dan tidak berhenti sampai di situ! Setiap tahun, kita dapat memanen 6 batang per rumpun secara berkelanjutan, dan batang baru akan tumbuh kembali, menyerap lebih banyak CO2. Dengan 10 juta rumpun, itu berarti 60 juta batang baru setiap tahun, menyerap tambahan 2,12 juta metrik ton CO2e, yang setara dengan menghilangkan 460.000 mobil dari jalan setiap tahun!

Siklus karbon yang mandiri:

Setiap batang yang dipanen menghasilkan 5 bibit anakan, menghasilkan 300 juta rumpun baru dari panen 10 juta rumpun. Sepanjang masa hidupnya, rumpun-rumpun ini—10,8 miliar batang—akan menyerap 485 juta metrik ton CO2e, berkontribusi 2,2% dari target pengurangan karbon tahunan global.

Jika dipanen secara berkelanjutan, rumpun-rumpun ini akan tumbuh kembali 1,8 miliar batang setiap tahun, menyerap 80,85 juta metrik ton CO2e setiap tahun. Selama 10 tahun, siklus berkelanjutan ini dapat menyerap 808,5 juta metrik ton CO2e.

Mengapa berinvestasi pada bambu?

Penyerapan Karbon Masif: Setiap bibit bambu berkembang biak menjadi rumpun berisi 36 batang hanya dalam 6 tahun. Bayangkan menanam 10 juta bibit—ini berubah menjadi 360 juta batang, menangkap 16 juta ton CO2e sepanjang masa hidupnya. Itu adalah peningkatan 36 kali lipat dalam penyerapan karbon dibandingkan dengan bibit pohon pada umumnya!

Pertumbuhan Berkelanjutan: Panen bambu beregenerasi setiap tahun. Sepuluh juta rumpun yang dipanen secara berkelanjutan setiap tahun dapat menyerap tambahan 2,12 juta ton CO2e setiap tahun—setara dengan 460.000 mobil lebih sedikit di jalan.
Dampak yang Terus Berkembang: Kemampuan bambu untuk berkembang biak menjadikannya solusi jangka panjang dan terukur untuk pengurangan karbon.

(yuventius Nicky)